PPTQ Al- Furqon Magelang Putri Bertauhid Sholihah Hafidzoh

MARI SIAPKAN BEKAL TERBAIK SAMBUT RAMADHAN

Segala puji bagi Allah, Rabb semesta alam. Shalawat dan salam kepada Nabi kita Muhammad, keluarga dan sahabatnya.

Hari ini telah memasuki penghujung bulan sya’ban (25 Syaban 1443 Hijriyah). Bertepatan dengan hari Senin, 28 Maret 2022. Yang berarti tidak lama lagi insyaAllah kita akan berjumpa dengan bulan penuh barokah, Ramadhan mubarok. Untuk itu hendaknya kita semua sebagai seorang muslim untuk menyiapkan bekal sebanyak-banyaknya untuk menyambut bulan suci Ramadhan ini. Bulan yang mengajak kita untuk kembali menata hati, Mengasah nurani, menanam benih-benih ketakwaan dan syukur kepada Rabb seru sekalian alam.

Lalu, apa saja kah yang dapat kita persiapkan sebagai bekal menyambut bulan ramadhan? diantaranya yang pertama adalah

  1. Bekal ilmu

Bekal ini merupakan bekal yang sangat utama supaya ibadah-ibadah yang kita amalkan di bulan Ramadhan menuai manfaat,faedah,dan sesuai dengan tuntunan Al-quran dan As-sunnah.

‘Umar bin ‘Abdul ‘Aziz berkata,

مَنْ عَبَدَ اللهَ بِغَيْرِ عِلْمٍ كَانَ مَا يُفْسِدُ أَكْثَرَ مِمَّا يُصْلِحُ

Barangsiapa yang beribadah kepada Allah tanpa ilmu, maka dia akan membuat banyak kerusakan daripada mendatangkan kebaikan.”  (Al Amru bil Ma’ruf, hal. 15).

Bekal ilmu seperti apasaja kah yang dapat kita persiapkan ? diantaranya yakni bekal ilmu-ilmu dalil dalil dalam al-quran, maupun hadits-hadits Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam yang menjelaskan mengenai tuntunan ibadah puasa sampai dengan hari raya idul fitri. ilmu tentang hukum-hukum islam yang berkaitan dengan puasa, tarawih, zakat, dan lain sebagainya. Dengan mempersiapkan ilmu tersebut, dapat mencegah rusaknya puasa kita dikarenakan ketidaktahuan akan hukum puasa, karena syarat diterimanya amal selain ikhlas yaitu, mengikuti tuntunan Nabi. Selain itu jika kita tidak mengenal apa saja amalan yang di sunnahkan saat puasa, kita dapat kehilangan banyak kesempatan untuk meraih pahala-pahala amalan sunnah.

2. Perbanyak bertaubat

Para ulama menganjurkan kita semua untuk memperbanyak bertaubat dan beristighfar. Semoga di bulan Ramadhan ini, kita dapat menjadi lebih baik lagi. kejelekan yang telah lalu hendaklah kita tinggalkan dan kita ganti dengan kebaikan di bulan Ramadhan

Ingatlah bahwa syarat taubat yang dijelaskan oleh para ulama sebagaimana dinukil oleh Ibnu Katsir rahimahullah, “Menghindari dosa untuk saat ini. Menyesali dosa yang telah lalu. Bertekad tidak melakukannya lagi di masa akan datang. Lalu jika dosa tersebut berkaitan dengan hak sesama manusia, maka ia harus menyelesaikannya/ mengembalikannya.” (Tafsir Al Qur’an Al ‘Azhim, 14:61). Inilah yang disebut dengan taubat nashuha, taubat yang tulus dan murni. Moga Allah menerima taubat-taubat kita sebelum memasuki waktu barokah di bulan Ramadhan sehingga kita pun akan mudah melaksanakan kebaikan.

Di antara do’a untuk meminta segala ampunan dari Allah adalah do’a berikut ini:اللَّهُمَّ اغْفِرْ لِى خَطِيئَتِى وَجَهْلِى وَإِسْرَافِى فِى أَمْرِى وَمَا أَنْتَ أَعْلَمُ بِهِ مِنِّى اللَّهُمَّ اغْفِرْ لِى جِدِّى وَهَزْلِى وَخَطَئِى وَعَمْدِى وَكُلُّ ذَلِكَ عِنْدِى

Allahummagh-firlii khothii-atii, wa jahlii, wa isrofii fii amrii, wa maa anta a’lamu bihi minni. Allahummagh-firlii jiddi wa hazlii, wa khotho-i wa ‘amdii, wa kullu dzalika ‘indii” (Ya Allah, ampunilah kesalahanku, kejahilanku, sikapku yang melampaui batas dalam urusanku dan segala hal yang Engkau lebih mengetahui hal itu dari diriku. Ya Allah, ampunilah aku, kesalahan yang kuperbuat tatkala serius maupun saat bercanda dan ampunilah pula kesalahanku saat aku tidak sengaja maupn sengaja, ampunilah segala kesalahan yang kulakukan) (HR. Bukhari no. 6398 dan Muslim no. 2719).

3. Banyak memohon kemudahan dari Allah.


Selain dua hal di atas, kita juga harus pahami bahwa untuk mudah melakukan kebaikan di bulan Ramadhan, itu semua atas kemudahan dari Allah. Jika kita terus pasrahkan pada diri sendiri, maka ibadah akan menjadi sulit untuk dijalani. Karena diri ini sebenarnya begitu lemah. Oleh karena itu, hendaklah kita banyak bergantung dan tawakkal pada Allah dalam menjalani ibadah di bulan Ramadhan. Terus memohon do’a pada Allah agar kita mudah menjalankan berbagai bentuk ibadah baik shalat malam, ibadah puasa itu sendiri, banyak berderma, mengkhatamkan atau mengulang hafalan Qur’an dan kebaikan lainnya.

Do’a yang bisa kita panjatkan untuk memohon kemudahan dari Allah adalah sebagai berikut.اللَّهُمَّ لاَ سَهْلَ إِلاَّ مَا جَعَلْتَهُ سَهْلاً وَأَنْتَ تَجْعَلُ الحَزْنَ إِذَا شِئْتَ سَهْلاً

Allahumma laa sahla illa maa ja’altahu sahlaa, wa anta taj’alul hazna idza syi’ta sahlaa” [artinya: Ya Allah, tidak ada kemudahan kecuali yang Engkau buat mudah. Dan engkau menjadikan kesedihan (kesulitan), jika Engkau kehendaki pasti akan menjadi mudah]. (Hadits ini dikeluarkan oleh Ibnu Hibban dalam Shahihnya 3:255. Dikeluarkan pula oleh Ibnu Abi ‘Umar, Ibnus Suni dalam ‘Amal Yaum wal Lailah).اللَّهُمَّ إِنِّى أَسْأَلُكَ فِعْلَ الْخَيْرَاتِ وَتَرْكَ الْمُنْكَرَاتِ

Allahumma inni as-aluka fi’lal khoiroot wa tarkal munkaroot.” (Ya Allah, aku memohon pada-Mu agar mudah melakukan kebaikan dan meninggalkan kemungkaran). (HR. Tirmidzi no. 3233, shahih menurut Syaikh Al Albani).

Semoga Allah menjadikan Ramadhan kita lebih baik dari sebelumnya. Marilah kita menyambut Ramadhan mubarok dengan suka cita, diiringi ilmu, taubat dan perbanyak do’a kemudahan.

Alhamdulillahilladzi bi ni’matihi tatimmush sholihaat.

Rujukan :

 https://rumaysho.com/1875-3-bekal-menyambut-ramadhan.html

 https://muslim.or.id/21425-4-bekal-untuk-menyambut-ramadhan.html